Adu Strategi 'Pendatang Baru' di Derby Manchester - Duel dua tim sekota akan tersaji di pekan kelima Liga Premier, yakni duel Manchester City dengan Manchester United di pertandingan bertajuk Derby Manchester. Pertandingan yang akan menjadi pertemuan kedua tim ke-166 ini akan menyajikan sesuatu yang baru dengan kehadiran manajer baru dari kedua belah pihak. Kehadiran Manuel Pellegrini di City dan David Moyes yang duduk di kursi manajer MU sudah barang tentu akan menyajikan atmosfer yang berbeda dalam pertandingan nanti.
Laga ini akan jadi Derby Manchester pertama musim ini di mana City berkesempatan untuk menjadi tuan rumah untuk menjamu MU, Minggu (22/9/13) malam WIB nanti. Pellegrini dan Moyes pun harus bisa mempersiapkan strategi terbaik mereka dalam pertandingan sarat gengsi ini.
Pellegrini bisa dikatakan buta dengan atmosfer saat menghadapi MU. Berbeda dengan Moyes yang pernah melawan MU saat masih berstatus sebagai manajer Everton. Sementara Pellegrini baru kali pertama berhadapan dengan MU. Selain itu, Moyes pun mendapat keuntungan karena pernah beberapa kali berhadapan dengan City. Karenanya, Moyes bukan tidak mungkin akan mengetahui karakter permainan City.
Akan tetapi, Moyes akan menghadapi City dengan cita rasa permainan baru, karena kini klub berjuluk The Citizen itu akan bermain dengan sedikit pengaruh sepakbola Spanyol, karena sebelum hijrah ke Manchester, Pellegrini meniti karier bersama Malaga. Bersama Malaga, Pellegrini berhasil mencapai perempat final Liga Champions musim lalu.
Pencapaian ini sudah barang tentu karena strategi yang digunakan Pellegrini. Oleh sebab itu, tidak menutup kemungkinan City akan sedikit mengadopsi permainan yang digunakan Pellegrini saat masih mengarsiteki Malaga. Ditambah dengan komposisi pemain, seperti David Silva, Yaya Toure, Jesus Navas, Javi Garcia, dan Fernandinho di lini tengah, dan kehadiran Sergio Aguero, Stevan Jovetic, dan beberapa penyerang City lainnya, maka City akan jadi lawan yang makin sulit untuk City.
Di lain pihak, MU memang menjadi favorit untuk memenangkan pertandingan nanti, melihat pencapaian MU di beberapa pertandingan sebelumnya. Akan tetapi, baiknya catatan MU saat bertanding di Etihad Stadium, kandang City, bukanlah pencapaian yang didapat oleh Moyes, melainkan Sir Alex Ferguson. Untungnya, Moyes mendapat warisan pemain MU yang kini cukup solid. Ditambah kehadiran Marouane Fellaini di lini tengah, maka MU bisa dikatakan tetap menutup lobang yang ada di lini tengah MU.
Namun, Moyes bukanlah tanpa modal pengalaman. Sebab, Moyes sudah pernah menghadapi City dalam 11 tahun kebelakang memiliki catatan yang cukup baik saat melawan City. Di musim yang lalu, bersama Everton, Moyes berhasil mengalahkan dan menahan imbang City, begitu pula dengan dua musim sebelumnya. Dalam lima pertandingan Moyes menghadapi City, Everton berhasil meraih tiga kemenangan, satu kali kalah, dan satu kali imbang. Karakter permainan City pun telah dikantongi Moyes.
Selain itu, Moyes pun tidak terlalu mendapat banyak masalah untuk menentukan pemainnya. MU memang kekurangan pemain sayap, tapi opsi antara Shinji Kagawa atau Ashley Young akan sangat membantu untuk MU membangun serangan di sektor kiri MU. Lini depan MU pun sudah semakin tajam dengan solidnya hubungan Wayne Rooney dan Robin van Persie.
Keuntungan dan kelemahan memang dimiliki kedua manajer yang jadi pendatang baru di Derby Manchester yang telah ada sejak 1881 itu. Hasil akhir pertandingan akan cukup sulit diperkirakan karena karakter permainan kedua manajer yang sudah pasti akan berbeda dengan beberapa pertandingan Derby Manchester sebelumnya.
sumber :liputan6.com
- Home
- Liga Inggris
- Adu Strategi 'Pendatang Baru' di Derby Manchester